Taguette
Tutorial Taguette untuk Pemula
Panduan langkah demi langkah berbahasa Indonesia untuk mengenal dan menggunakan Taguette, aplikasi gratis dan sumber terbuka untuk koding data kualitatif — teks wawancara, transkrip, dan dokumen naratif lainnya.
Apa itu Taguette?
Taguette adalah perangkat lunak analisis data kualitatif (Qualitative Data Analysis/QDA) yang bersifat gratis, sumber terbuka (open source), dan dikembangkan khusus untuk memudahkan peneliti pemula — termasuk mahasiswa yang baru pertama kali menyusun skripsi berbasis data kualitatif. Fungsinya sederhana namun esensial: menandai (highlight) kutipan penting dalam dokumen, lalu memberi label atau kode tematik pada kutipan tersebut, sehingga pola dan tema dapat ditelusuri secara sistematis.
Instalasi dan Cara Mengakses
Ada dua cara menggunakan Taguette, pilih sesuai kebutuhan pelatihan:
| Cara Akses | Keterangan | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Aplikasi Desktop | Unduh installer dari taguette.org sesuai sistem operasi (Windows/Mac/Linux), lalu buka dengan klik dua kali ikon Taguette. Aplikasi akan berjalan secara lokal di komputer dan otomatis membuka peramban di alamat localhost:7465. | Data sensitif, kerja tanpa koneksi internet stabil |
| Versi Online | Buka langsung melalui peramban di app.taguette.org tanpa instalasi apa pun. | Pelatihan singkat, laboratorium komputer kampus, atau perangkat yang tidak bisa diinstal aplikasi baru |
Membuat Proyek Baru
Setelah Taguette terbuka dan Anda login, akan tampil daftar proyek yang sudah ada beserta dua pilihan: membuat proyek baru atau mengimpor proyek dari file. Satu proyek biasanya mewakili satu penelitian atau satu topik skripsi. Klik “Create a new project” (atau “Buat proyek baru” jika antarmuka sudah diatur ke bahasa Indonesia — lihat langkah 5), lalu isi kolom judul (misalnya “Skripsi Persepsi Mahasiswa terhadap Pembelajaran Daring”) dan deskripsi singkat mengenai fokus penelitian.
Tampilan kerja Taguette terbagi menjadi dua panel utama, dengan tiga tab navigasi di panel kiri: Info proyek, Dokumen, dan Sorotan:
- Panel kiri — berisi tab Info proyek, daftar dokumen yang diunggah (tab Dokumen, dengan tombol “Tambah dokumen”), dan daftar kutipan yang sudah ditandai (tab Sorotan).
- Panel kanan — area utama untuk membaca dan menandai isi dokumen; sebelum dokumen dipilih, area ini menampilkan pesan “Muat dokumen di sebelah kiri”.
Mengunggah Dokumen
Pada tab Dokumen, klik tombol “Tambah dokumen” untuk mengunggah data mentah penelitian — misalnya hasil transkrip wawancara, catatan lapangan, atau hasil open-ended survei. Format file yang didukung cukup luas:
- DOCX (Microsoft Word)
- TXT (teks polos)
- ODT (OpenDocument Text)
- MD (Markdown)
- HTML
Pada dialog “Tambah dokumen”, isi kolom “Masukkan nama dokumen” dengan nama yang mudah dikenali (misalnya “Wawancara Responden 01”), pilih file lewat Choose File, tentukan arah baca teks (Kiri ke kanan untuk Bahasa Indonesia), lalu tambahkan deskripsi singkat jika perlu. Klik Impor untuk menyelesaikan.
Dokumen yang berhasil diimpor akan langsung muncul di daftar tab Dokumen. Klik nama dokumennya untuk membuka isinya di panel kanan.
Bahasa Antarmuka & Kolaborasi Tim
Taguette menyediakan antarmuka berbahasa Indonesia — seluruh menu seperti “Beranda”, “Proyek baru”, “Nama”, “Deskripsi”, hingga tombol “Buat” dapat tampil dalam bahasa Indonesia. Untuk mengaktifkannya, buka menu Akun di pojok kanan atas, lalu pilih pengaturan bahasa. Fitur ini membantu mahasiswa yang belum terbiasa dengan istilah teknis berbahasa Inggris.
Jika penelitian dikerjakan secara kelompok, Taguette juga mendukung kolaborasi dengan mengundang anggota tim lain ke proyek yang sama, lengkap dengan empat tingkat izin akses:
| Tingkat Izin | Kewenangan |
|---|---|
| Full (Penuh) | Mengelola seluruh aspek proyek, termasuk anggota tim |
| Can’t manage collaborators | Bisa mengedit proyek, tetapi tidak bisa menambah/menghapus anggota |
| View & edit | Bisa melihat dan mengubah isi (dokumen, tag, highlight) |
| View only | Hanya bisa melihat, tanpa mengubah apa pun |
Membuat dan Mengelola Kode (Tag)
Dalam istilah Taguette, “kode” tematik disebut tag. Secara bawaan, tersedia satu tag contoh bernama interesting sebagai titik awal. Untuk penelitian sesungguhnya, buat tag baru sesuai kerangka tema/konsep dari kajian pustaka atau pertanyaan penelitian.
Fitur yang berguna untuk mahasiswa:
- Struktur hierarkis — gunakan tanda titik untuk membuat sub-tema, misalnya motivasi.internal dan motivasi.eksternal sebagai turunan dari tema besar “motivasi”.
- Edit dan hapus — setiap tag dapat diubah nama/deskripsinya melalui ikon edit, atau dihapus jika ternyata tidak relevan.
- Gabung tag (merge) — dua tag yang ternyata tumpang tindih maknanya bisa digabung menjadi satu; seluruh highlight dari tag lama otomatis berpindah ke tag tujuan.
Menyorot dan Memberi Kode pada Teks
Inilah inti dari proses analisis kualitatif di Taguette:
- Blok kutipan penting dalam dokumen dengan cara klik dan tarik (drag) kursor pada teks.
- Setelah teks tersorot, pilih satu atau beberapa tag yang relevan dari daftar yang sudah dibuat.
- Jika tema baru muncul saat membaca (yang lazim terjadi pada analisis induktif), tag baru bisa langsung dibuat pada saat itu juga tanpa harus kembali ke menu pengelolaan tag.
- Untuk membatalkan, klik teks yang sudah tersorot lalu pilih opsi hapus highlight.
Melihat dan Menelaah Hasil Koding
Setelah beberapa dokumen dikoding, gunakan tab Sorotan untuk menelusuri seluruh kutipan berdasarkan tag tertentu — misalnya melihat semua kutipan yang bertag “motivasi.internal” dari seluruh responden sekaligus, tanpa perlu membuka dokumen satu per satu.
- Opsi “Lihat semua sorotan” (See all highlights) menampilkan seluruh kutipan dari semua tag dan semua dokumen dalam satu tampilan — berguna untuk melihat gambaran umum sebelum menulis bab hasil penelitian.
- Kotak centang Backlight (terlihat di panel kiri pada langkah-langkah sebelumnya) menonjolkan bagian teks yang sudah disorot, sehingga bagian yang belum dikoding menjadi lebih redup — memudahkan memeriksa kelengkapan koding.
- Arahkan kursor (hover) pada bagian yang disorot untuk melihat tag apa saja yang melekat pada kutipan tersebut.
Mengekspor Hasil Analisis
Tombol ekspor tersedia di pojok kanan atas saat sebuah dokumen terbuka, berlabel “Ekspor tampilan ini”. Taguette menyediakan beberapa jenis ekspor yang bisa langsung dilampirkan sebagai bagian dari naskah skripsi atau laporan penelitian:
| Jenis Ekspor | Format yang Tersedia | Kegunaan |
|---|---|---|
| Buku kode (codebook) | QDC, CSV, XLSX, DOCX, HTML, PDF | Lampiran daftar tag dan definisinya |
| Kutipan per tag | HTML, CSV, XLSX, DOCX, PDF | Bahan penulisan bab hasil/pembahasan per tema |
| Seluruh highlight | HTML, DOCX, PDF | Rekap menyeluruh untuk verifikasi pembimbing |
| Dokumen sumber | HTML, DOCX, PDF | Arsip transkrip lengkap dengan penandaan warna |
| Proyek utuh | File database SQLite3 | Cadangan (backup) atau berbagi proyek ke perangkat lain |
File proyek (SQLite3) inilah yang digunakan untuk memindahkan pekerjaan ke komputer lain — cukup impor file tersebut lewat layar awal (welcome screen) Taguette di perangkat baru.
Tips Praktis untuk Mahasiswa
- Susun kerangka tag sebelum mulai — sinkronkan dengan pedoman wawancara atau kajian teori agar proses koding tidak berubah arah di tengah jalan.
- Lakukan uji coba pada satu transkrip dulu — koding satu dokumen penuh, lalu evaluasi apakah struktur tag sudah memadai sebelum melanjutkan ke seluruh data.
- Simpan cadangan berkala — ekspor file proyek (SQLite3) secara rutin, terutama sebelum sesi bimbingan dengan dosen pembimbing.
- Dokumentasikan definisi tiap tag — kolom deskripsi pada setiap tag sangat membantu saat menulis definisi operasional tema pada bab metode penelitian.
- Manfaatkan struktur hierarkis tag secukupnya — terlalu banyak sub-tag justru menyulitkan sintesis tema besar (analisis lintas kasus) di tahap akhir.
